28 October 2014

Merubah..! memangnya bisa ?

Sifat seseorang memang tidak mudah untuk mengubahnya, selama orang tersebut belum mau berubah, "Allah tdk akan merubah suatu kaum m... thumbnail 1 summary

Sifat seseorang memang tidak mudah untuk mengubahnya, selama orang tersebut belum mau berubah, "Allah tdk akan merubah suatu kaum melainkan kaum tersebut mau berubah." Kalimat ini sering saya dengar.. Bahkan sering saya lontarkan disaat sisi baik dalam diri sedang keluar..!  Kamu harus gini..  Kamu harus gitu.. ! Padahal mah.. Diri ini belum tentu ngelakonin..  "Gampang di ucapkan sulit dilakukan.." bukan pesemis..  bukan juga masuk kiri keluar kanan..
Saya tekankan persentase untuk berubah sangatlah kecil.
Walau sulit diri ini berubah namun sifat saya mungkin saja masih bisa melakukannya. Atau mungkin ada trik atau cara untuk nyodorin ini soal !
he.. he.. Ini buat yg udah kenal dekat x yah,  bukan lewat SMS.

"Jangan mengajari.." Walaupun sepertinya tidak !
Saya akan berfikir dari apa yang saya rasa.. Terutama sinyal yang merangsang kuping dan mata,  lebih sering datangnya spontan sih..
Saya akui ego saya cukup tinggi mungkin kebanyakan pria begitu.. dan ini membuat saya tak suka diberitahu dengan cara diajari.
Ngak tau kenapa mungkin cara ini hanya membuat saya merasa seperti sedang dinasehati ibu. he he..
Ini hanya akan membuat saya kesal. Kenapa ngak coba menggunakan kalimat ajakan. Yaa..  mungkin akan terdengar lebih enak,  familiar, enjoy tanpa merasa dipaksa apalagi kalau ajakan itu keluar dari mulut orang yang sedang di sukai.

"Saat yang tepat"
Sebenarnya saya tak keberatan kok diprotes atau dikritik. Kamu hanya perlu melihat situasi. Pastikan kamu tidak memprotes saya saat itu juga, atau beberapa saat setelahnya. Sikap kamu hanya akan mengundang emosi saya.
Dan perlu saya ingatkan disini bukan saja situasi saya.. Tapi situasi kamu juga lah.. Apalagi sebelumnya kamu telah dapat masalah.. Jangan sampai saya bilang emosi yg terlontar atau trauma yg bersemayam yang membuatmu bicara. Apalagi kalau sampai ngedoktrin.. atau menyamakan sifat saya dengan sifat orang lain..  hadehh..

"Beri rayuan"
Siapa yang tidak goyah jika dirayu dan diberi iming-iming? Cobalah meminta saya dengan sedikit rayuan. Banyak pria yang bisa luluh dengan rayuan atau bujukan halus. Apalagi jika ditambah iming-iming yang sangat menarik dan memang yang saya harapkan. Saya pasti akan langsung pasang tampang sumringah dan bergegas mengabulkan permintaan kamu.
Memangnya kamu tipe yang seperti ini..! Ngak mungkin..! dan imposible.
Katanya; 'Memangnya siapa kamu'

"Minta baik-baik"
Sadarkah kamu bahwa raut wajah kamu memancarkan isi hati yang redup. kesal atau kemarahan kamu hanya akan membuat saya bingung? Dari luar terlihat ia,  dari dalam hmm..  jelas terlihat sayang.. Kamu tidak bisa membodohiku. Sekarang masih terlihat smart,  lihat nanti..  setahun saja deh.. Apakah masih..? Doaku mudah2an masih..
Daripada memasang tampang judes atau mendiamkannya, (lain kata dari sibuk karena tuntutan kerja) lebih baik ajak saya duduk bersama di suatu tempat yang nyaman, ini juga sepertinya tidak mungkin.. dan imposible.
Psst... Saya tidak bisa membaca pikiran kamu.  Jadi, lebih baik katakan saja dengan jelas apa keinginan kamu. Ia ia ngak ngak.. Pake mo nyuruh berubah..

"Pakai trik negosiasi"
Menawarkan semacam barter atau kompromi bisa menjadi cara yang positif untuk menghindari konfrontasi dan membuang beberapa kebiasaan yang tidak perlu. Saya rasa kamu ngak akan bisa.. Coba saja..

"Bicara terbuka"
Kamu juga bisa mencoba berbicara dengan saya tanpa bernada mengancam. Biarkan saya tahu bahwa kebiasaan saya itu membuat kamu turn off. Kamu dan saya perlu membiasakan diri untuk berdialog. Namun, jangan jadikan diskusi ini sebagai usaha untuk mencari benar atau salah.

"Satu langkah kecil,"
bukan satu lompatan
Ingat, bagaimana kamu mengajari siswa keputrian untuk duduk atau bersalaman yang baik (perumpamaan). Ada tahapan untuk mengajarinya. Begitu pun saat memintaku melakukan sesuatu. Kamu tak bisa memintaku melakukan hal yang romantis jika saya bukan orang yang romantis. Namun, kamu bisa mengajariku untuk bersikap romanti